viralnews7.com
KOTAMETRO, vn7c – Guna mencegah penyebaran hoaks dan praktik politik uang di tengah masyarakat, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Metro menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro untuk memperkuat pengawasan partisipatif Pemilu dan Pilkada.
Komitmen tersebut dibangun melalui diskusi strategis yang digelar di Ruang Rapat Bawaslu Kota Metro, Senin (5/10/2026). Diskusi dihadiri Ketua Bawaslu Kota Metro Badawi, Anggota Bawaslu Hendro Edi Saputro, Ketua PWI Kota Metro Rino Panduwinata beserta anggota, Kepala Sekretariat, Kepala Sub Bagian, dan jajaran Sekretariat Bawaslu Kota Metro.
Diskusi berlangsung hangat dan menekankan pentingnya peran pers sebagai pilar keempat demokrasi dalam mendorong keterbukaan informasi kepemiluan kepada masyarakat Bumi Sai Wawai.
Ketua Bawaslu Kota Metro, Badawi, mengatakan pers merupakan mitra strategis dalam kerja-kerja pengawasan.
“Sahabat pers keberadaannya sangat krusial untuk menyampaikan kerja-kerja pengawasan secara transparan. Pers sekaligus menjadi mitra bersama PWI dalam mencegah informasi hoaks dan politik uang di masyarakat,” ujar Badawi.
Sementara itu, Ketua PWI Kota Metro Rino Panduwinata menyambut baik langkah kolaboratif tersebut. Menurutnya, media memiliki tanggung jawab moral dalam membangun literasi politik yang sehat.
“Media memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan informasi dan literasi politik yang sehat, sehingga nilai demokrasi tidak hanya dipahami sebagai kontestasi politik saja, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Kota Metro,” kata Rino.
Rino menambahkan, PWI berkomitmen mengawal setiap tahapan Pemilu dan Pilkada melalui pemberitaan yang edukatif dan objektif.
“Kami dan kawan-kawan pers akan mengawal jalannya setiap tahapan Pemilu dan Pilkada agar berjalan jujur, adil, transparan, dan berintegritas,” jelasnya.
Anggota Bawaslu Kota Metro, Hendro Edi Saputro, menegaskan pengawasan demokrasi tidak bisa dilakukan secara parsial.
“Pengawasan demokrasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Kolaborasi dengan pers diharapkan mampu menjadi jembatan informasi sehingga dapat menggerakkan kesadaran warga. Masyarakat diharapkan tidak ragu dan berani melapor jika menemukan dugaan pelanggaran,” ungkap Hendro.
Melalui sinergitas ini, Bawaslu dan PWI Kota Metro berkomitmen untuk terus membuka ruang diskusi publik, memperkuat literasi demokrasi, serta mendorong sosialisasi pengawasan partisipatif demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas dan bermartabat di Kota Metro.(***)







Komentar