Walikota Metro Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

Kota Metro18 Dilihat

Viralnews7.com, Metro

Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso, menegaskan pentingnya peran Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam pembentukan karakter generasi muda menghadapi ancaman narkoba dan judi online.

Hal tersebut disampaikan Bambang dalam gelaran Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan Anti Narkoba yang digelar Kwarda Pramuka Lampung di GSG SMKN 2 Metro. Senin (23/6/25).

Bambang menyoroti bahwa untuk menyambut Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bebas narkoba. Ia menekankan bahwa nilai-nilai kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika) harus ditanamkan sejak dini melalui Pramuka.

“Atas nama Pemerintah Kota Metro saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Gerakan Pramuka Kwarda Lampung, atas prakarsa dan komitmen dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat strategis ini. Tidak hanya menyentuh aspek edukatif, tetapi juga membentuk karakter, wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap bahaya narkoba di kalangan generasi muda,” kata Bambang.

Di era digital, ancaman seperti judi online, disinformasi, dan dekadensi moral memerlukan respon sistematis. Bambang mendorong gerakan literasi dan edukasi publik sebagai solusi.

“Kita semua menyadari bahwa untuk membangun Indonesia Emas 2045, kita membutuhkan generasi muda yang cerdas, berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan bebas dari ancaman narkoba. Di sinilah peran strategis Pramuka hadir.

Salah satunya adalah ancaman penyalahgunaan narkoba yang terus mengintai generasi muda kita. Narkoba tidak hanya merusak fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan,” tegasnya.

Kota Metro, yang beraspirasi menjadi kota cerdas dan religius, menegaskan bahwa investasi terpenting adalah pada SDM generasi muda sebagai penentu masa depan Indonesia.

“Gerakan moral dan edukasi publik harus menjadi kerja bersama. Kita bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga penjaga nilai-nilai luhur bangsa ini. Jadilah pelopor dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, menghindari penyalahgunaan narkoba, serta menggerakkan budaya literasi di lingkungan kalian masing-masing,” pungkasnya.

Anna Morinda (Wakil Ketua Kwarda Pramuka Lampung) menekankan minat baca sebagai benteng melawan hoaks dan budaya instan. Sementara Dr. Zaenuri (Ketua Harian Kwarda) menambahkan pentingnya literasi kebangsaan, keuangan, dan digital untuk pencegahan judi online.

“Minat baca adalah pintu masuk menuju peradaban. Dengan membaca, kita membangun kesadaran, membuka wawasan, memperluas cakrawala berpikir, dan memperkuat nalar kritis yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” tandas Anna. (Adv)

Komentar